::

Kota San Francisco Masih Hutang 2,4juta ke Steve jobs

- Terlepas dari kebesaran namanya sebagai pendiriApple, Steve Jobs juga merupakan warga kota San Fracisco, AS. Ia punya kewajiban dan hak hukum yang sama dengan warga lain.

"Spotlight" terbaik OSCAR 2016

LOS ANGELES, KOMPAS.com — Film Spotlight dinobatkan sebagai Best Picture dalam Academy Awards ke-88 yang dihelat di Dolby Theatre, Los Angeles, AS, Minggu (28/2/2016) malam atau Senin (29/2/2016) pagi waktu Indonesia.

TAkses Curang di blokir pelanggan Netflix ngambek

KOMPAS.com - Layanan on demand video streaming Netflix mulai memblokir akses melalui Virtual Private Network (VPN). Kebijakan tersebut membuat geram sebagian pelanggan yang tidak bisa lagi mengakses semua konten Netflix tanpa batas negara, sebagaimana dirangkum KompasTekno, Selasa (1/3/2016) dariMashable.

This is default featured slide 4 titl

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label F1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label F1. Tampilkan semua postingan

Selasa, Maret 29

Manor Pede Bakal Lebih Kompetitif di GP Bahrain

Jakarta - Manor Racing tak meraih satu pun poin dalam seri pembuka Formula 1 di GP Australia pertengahan Maret ini. Salah satu pebalapnya, Pascal Wehrlein, percaya diri bakal lebih kompetitif pada balapan malam di Bahrain. 

Wehrlein menyelesaikan balapan di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia pada 20 Maret dengan ada di urutan ke-16 alias paling buncit. Sementara pebalap Manor lainnya, Rio Haryanto, gagal finis setelah mengalami kerusakan mesin pada lap ke-17. Artinya, Manor tak berhasil meraup poin satu pun di balapan itu. 

Situasi itu tak mengurangi optimisme Wehrlein menghadapi seri kedua. Pebalap Jerman itu yakin mampu meraih hasil lebih sip di Sirkuit Internasional Bahrain nanti. 

"Kami memulai F1 musim dengan dengan hasil bagus. Saya sempat terkejut saat awal-awal karena ini adalah balapan F1 pertama saya," kata Wehrlein seperti dikutip Motorsport. 

Bekaca pada hasil balapan di Melbourne, Wehrlein menyebut masalah ban menjadi faktor yang berpengaruh signifikan terhadap hasil akhir balapan. 

"Itulah hal pertama yang harus diperbaiki di Bahrain nanti: membuat ban awet lebih lama. Secara umum kami makin optimistis. Kami hanya perlu membuat beberapa perubahan pada set up ban agar bisa lebih kompetitif. 

"Saya banyak-anyak belajar soal balapan di Bahrain. Ini musim pertama saya dan saya masih harus belajar terus. Saya harus melupakan kualifikasi karena saya cuma bertahan sampa lap pertama dan itu hasil yang kacau. 

"So, saya segera menatap race berikutnya. Kami sudah belajar banyak dari seri pertama dan telah membuat banyak kemajuan untuk menghadapi race terdekat," tutur dia. 



(fem/rin)

Ecclestone Inginkan Balapan F1 di Las Vegas

London - Supremo Formula 1 Bernie Ecclestone sangat ingin melihat balapan F1 di Las Vegas. Ecclestone juga tak khawatir kalau GP Italia hilang dari kalender F1.

Amerika Serikat saat ini memiliki satu balapan dalam kalender F1. GP AS akan dilangsungkan di Sirkui Austin, Texas, 23 Oktober mendatang.

Ecclestone berharap balapan F1 di AS bisa bertambah. Pria berusia 85 tahun itu menyebut Las Vegas yang merupakan pusat hiburan akan jadi lokasi ideal.

"Vegas akan super. Mereka punya kontrak. Saya pikir masalahnya adalah pena. Pihak penyelenggara tak punya pena," kata Ecclestone kepada Daily Mail.

Las Vegas pernah menggelar balapan F1 pada tahun 1981 dan 1982. Saat itu, balapan digelar di lokasi parkir Hotel Caesars Palace. 

Balapan di Vegas saat itu dianggap gagal. Sirkuit Caesars Palace dianggap sebagai salah satu yang terburuk. Para pebalap tak menyukainya karena panasnya cuaca yang amat menyiksa. Selain itu, desain sirkuit yang berlawanan dengan arah jarum jam juga menyiksa leher para pebalap.

Ecclestone mengisyaratkan jumlah seri F1 tak akan bertambah banyak. Menurutnya, 21 seri dalam semusim sudah maksimal.

"Kita sekarang punya 21 balapan. Itu bisa saja bertambah, tapi saya pikir hal itu tidak akan terjadi. Ini sudah cukup. Beberapa orang di dalam tim remuk," katanya.

Ecclestone juga bicara soal masa depan GP Italia, yang sudah menghiasi kalender F1 sejak 1950. Kontrak GP Italia akan habis pada musim ini dan sejauh ini belum ada perpanjangan kontrak.

"Monza punya kontrak untuk tahun ini, jadi tahun ini akan berjalan sesuai rencana. Tahun depan adalah tanda tanya," ujar Ecclestone.

"Saya pikir kami tidak harus punya GP Italia. Seseorang pernah mengatakan sesuatu yang lucu kepada saya bahwa Anda tak bisa punya F1 tanpa balapan di Prancis. Namun, kami sudah melakukannya (sejak 2008)," katanya.


(mfi/raw)

Alonso Beruntung Selamat Dari Kecelakaan di Melbourne'

Jakarta - Fernando Alonso selamat usai kecelakaan mengerikan pada seri pertama Formula 1 di Melbourne. Dokter FIA, Jurgen Lindemann, menilai Alonso beruntung masih hidup usai kecelakaan itu. 

Alonso tak bisa menyelesaikan balapan di Sirkuit Albert Park, Melbourne pada 20 Maret ini. Mobilnya menyenggol mobil Haas milik Esteban Gutierrez hingga melayang dan menabrak pagar pembatas. 

Dalam prosesnya mobil Alonso remuk. Bahkan, balapan harus dihentikan sementara usai peristiwa tersebut. Beruntung, dua kali juara dunia itu selamat dari kecelakaan tersebut. Dia kemudian bilang kalau dirinya baik-baik saja. 

Lindemann menilai Alonso amat beruntung tak mengalami apapun dalam insiden tersebut. Sebab, dengan kecelakaan serupa, besar kemungkinan pebalap bisa kehilangan nyawa.

"Pada F1 di masa kini, dia bisa selamat dan mengatakan, 'Mobil ini menjadi kendaraan yang sangat amat'. Tapi jangan lupa, dia cuma beruntung dengan bisa selamat dari benturan itu," kata Lindemann seperti dikutipCrash. 

"Dia merasakan sakit pada otot dan tulangnya sepanjang pekan. Tapi orang ini sudah terbiasa dengan latihan berintensitas tinggi dan mempunyai badan yang amat elastis," jar Lindeman menambahkan. 

McLaren sendiri memastikan Alonso bakal tampil di GP Bahrain akhir pekan ini. Kondisinya dinyatakan sudah membaik setelah menjalani istirahat beberapa hari. 



(fem/mfi)

Rio Haryanto Disambut Hangat Masyarakat Indonesia di Bahrain

Manama - Kedatangan Rio Haryanto di Bahrain mendapatkan sambutan hangat. Akhir pekan ini, pebalap Indonesia itu akan menjalani balapan keduanya di Formula 1.

Rio mendarat di Bandara Internasional Bahrain pada pukul 15:50 waktu setempat, Selasa (29/3/2016). Kedatangannya sudah ditunggu Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Bahrain, Chilman Arisman, beserta staf KBRI Manama dan orang-orang Indonesia lainnya.

Rio mendapatkan kalungan bunga setelah mendarat dan sempat berfoto bersama dengan para penyambutnya. Acara penyambutan tersebut telah direncanakan oleh KBRI Manama dengan dukungan Perkumpulan Komunitas Masyarakat Indonesia di Bahrain (Perkibar).

Rencananya, Rio akan melakukan meet and greet pada Rabu (30/3) di KBRI Manama. Sementara, pada hari balapan digelar, Minggu (3/4/2016), rencananya akan digelar acara nonton bareng untuk mendukung Rio danfun games.

Bagi Rio sendiri, Sirkuit Bahrain pernah menjadi tempat yang menyenangkan untuk Rio. Pebalap berusia 23 tahun tersebut sukses menjadi juara pada sprint race GP2 Bahrain, tahun 2015 lalu.

Namun, Formula 1 jelas ajang yang berbeda dibandingkan dengan GP2. Untuk balapan keduanya ini, Rio menargetkan diri untuk bisa finis lebih baik daripada rekan satu timnya, Pascal Wehrlein.

Sejauh ini, persiapan Rio jelang balapan tersebut dikabarkan baik. "Persiapannya baik. Dia berlatih keras dan melakukan kebugaran fisik serta persiapan lainnya," kata manajer Rio, Piers Hunissett, kepadadetikSport.


(roz/cas)

Minggu, Februari 28

Cerita Ibunda, Empat Hari bersama Rio di Barcelona

Jakarta - Kedua orangtua Rio Haryanto, Sinyo Haryano dan Indah Pennywati, telah kembali ke Indonesia setelah mendampingi putranya menjalani debut tes pramusim Formula 1 di Barcelon, Spanyol.

Sehari setelah diumumkan sebagai pebalap tim Manor Racing pada 18 Februari, keesokan harinya Rio langsung bertolak ke Spanyol bersama manajernya, Piers Hunnisett, dan pelatihnya sejak 2008, Dennis van Rhee. Sinyo dan Indah menyusul ke Barcelona pada hari Senin (22/2).

Diceritakan Indah, waktu Rio lebih banyak dihabiskan di sirkuit bersama timnya. Dari jam 7 pagi dia sudah meluncur ke lokasi latihan, lalu menghabiskan sampai 16 jam di paddock. Baru pada jam 11 malam mereka tiba di hotel.

"Saya biasanya menyusul karena selain Rio buru-buru berangkat pagi, hotel kami berbeda. Jadi tak mungkin Rio sempat pamit ke hotel saya," tutur Indah saat dihubungi detikSport, Minggu (28/2/2016).

"Paling saya menyusul. Itu pun kalau sudah masuk paddock memang tidak bisa bebas untuk ngobrol dengan Rio. Karena dia harus melihat data, lalu latihan coba mobil. Jadi waktunya memang cepat sekali. Paling mungkin itu bicara saat makan siang atau saat mobil di setting ulang, biasanya Rio turun untuk bertemu kami," lanjutnya. 

Indah sendiri memahami kondisi putranya di sana. Maka itu, ia kembali ke Indonesia hari Sabtu (27/2) kemarin, supaya Rio bisa fokus dan ada waktu bagi Rio untuk beristirahat memulihkan fisik, apalagi sampai hotel selalu pukul 11 malam. 

"Jadi memang untuk berbicara lama itu benar-benar tidak sempat."

Rio Haryanto Terus Berupaya Cari Sponsor

Jakarta - Manajemen Rio Haryanto hingga saat ini terus berupaya mencari sponsor untuk menutupi kekurangan dana kontrak dengan tim Manor Racing. Ibunda Rio, Indah Pennywati, mengaku belum bertemu sponsor yang cocok.

"Sampai saat ini saya masih usaha untuk mendapatkan sponsor dan mem-follow up kembali soal pendanaan," kata Indah kepada detikSport, Minggu (28/2/2016). 

Indah mengatakan, sebenarnya sudah banyak tawaran bantuan dana yang dia terima. Sayangnya, semua itu harus lepas karena terbentur masalah branding. Bantuan dari sejumlah perusahaan yang ditawarkan ternyata tidak sepadan dengan bayaran untuk melakukan branding. 

"Masalahnya untuk branding itu sulit. Kalau umpamanya mereka bantu sekian misalnya, tanpa harus memasukkan logo, mungkin saja bisa dan mungkin saya sudah mendapatkan (dananya). Tapi yang dimintabranding, padahal branding itu biasanya satu paket dan minimum 2 juta euro," ungkap Indah. 

Hal inilah yang akhirnya membuat Rio kesulitan mendapatkan sponsor. Padahal menurut Indah, nilai 2 juta euro itu sudah lumayan murah. Pasalnya, logo sponsor tidak hanya masuk ke website, mobil, dan pakaian tim saja. Tetapi dengan tampilnya Rio di semua seri F1, angka itu sudah setimpal dengan tawaran yang diberikan. 

"Ya, tapi selama ini yang ditawarkan selalu di bawah angka itu. Space di mobilnya Manor sendiri sebenarnya juga terbatas. Makanya Manor hanya memberi space beberapa saja. Mungkin tiga-empat perusahaan saja sudah banyak," kata Indah.

Rio sendiri akhirnya bisa masuk ke F1 karena inisiatif dari keluarga yang meminjam uang sebesar 3 juta euro kepada bank. Sementara sisanya uang muka lainnya ditambah dari Pertamina sebesar 5 juta euro. Kendati baru 2,25 juta euro yang dibayarkan kepada Manor, dan sisanya 2,75 juta euro baru dibayarkan setelah Rio tampil di tiga seri F1. 

Lantas bagaimana dengan komitmen BUMN lainnya serta pengusaha yang sudah kadung bicara akan membantu?

"BUMN? Walah itu malah belum jelas dari awal. Kalau pengusaha-pengusaha? Saya juga tidak mengerti, sepertinya tidak jadi," ujar Indah.

"Selasa pekan depan manajemen akan meeting. Mungkin nanti saya akan minta bantuan Menpora dan IMI," katanya.

(mcy/mfi)

Manor Maklumi Insiden Rio

Barcelona - Pebalap Indonesia, Rio Haryanto, mengalami insiden di tes pramusim di sirkuit Catalunya. Pihak Manor memaklumi kejadian yang menimpa pebalap 23 tahun itu.

Saat melakoni hari kedua tes pramusim, Kamis (25/2/2016), Rio tergelincir dari trek hingga menabrak dinding pembatas. Kejadian itu dialami Rio pada sesi tes kedua.

Tak ada cedera serius yang dialami oleh Rio, tapi mobil yang dia kendarai mengalami sedikit kerusakan di bagian belakang. Rio mengaku masih beradaptasi dengan mobil MRT05 yang menjadi andalan untuk beradu cepat 'jet darat' di tahun ini.

Bos Manor, Dave Ryan, memberi pernyataan mengenai insiden Rio itu. Dia bilang kecelakaan itu sebagai suatu yang wajar karena pebalap asal Surakarta itu merupakan rookie di F1.

"Sejujurnya, saya akan merasa terkejut kalau dia tak membuat beberapa kesalahan," kata Ryan di ESPN.

"Selama dia bisa belajar dari kesalahan itu, tak masalah. Itu tak merugikan kami, biarlah itu terus berjalan dan kita lihat bagaimana hasilnya," imbuhnya.

(cas/raw)