Joey
Alexander Bocah Mudah belia yang mempunyai Bakat di bidang piano. Pianis muda
yang mengharumkan bangsa Indonesia dengan tampil di garmmy award 2016
berbincang tentang bakat dalam dirinya. Pianis muda berbakat itu menganggap
dirinya bahwa semuanya adalah anugerah Tuhan yang dititipkan pada dirinya.
"Semuanya datang
dari hati. Jazz itu dari hati, bukan teknisnya," ujar pianis 12 tahun itu
dalam sebuah wawancara yang diunggah di situs resminya.
"Sampai sekarang juga aku masih belajar, setiap hari belajar. Tapi, itulah musik, Anda harus melakukannya terus dan terus," sambung Joey.
"Sampai sekarang juga aku masih belajar, setiap hari belajar. Tapi, itulah musik, Anda harus melakukannya terus dan terus," sambung Joey.
Dalam wawancara
selanjutnya saat ditanya tetang musisi yang menginspirasi dirinya untuk
bermusisi dan menekuni bakat dalam diri Joey sendiri.
"Aku menyukai Herbie Hancock, Duke Ellington,
Thelonious Monk, Bill Evans and John Coltrane, Clifford Brown, Lee Morgan,
Miles Davis dan juga Wynton Marsalis. Mereka semua menjadi bagian dari hidupku
sampai sekarang. Bagian dalam hidupku yang bermain piano," ceritanya lagi
santai seraya tertawa.
Sekarang sedang gemar berbincang dengan penampilannya di
ajang paling bergengsi di dunia dan juga
mengharumkan nama bangsa Indonesia . Grammy award 2016 dengan mengandalkan
album miliknya “My Favorite thing” yang masuk nominasi di 2 kategori yaitu 'Best Improvised Jazz
Solo' dan 'Best Jazz Instrumental Album'.
Karena ada ketekunan yang luar biasa dalam diri nya
bermusik sejak kecil pada musik jazz. Sampai akhir nya memutuskan untuk
berpindah ke amerika serikat.banyak produsen music melirik dan akhir nya
peroduser Jason Olaine
dari “motema music” memproduserinya.
"Aku sangat terinspirasi oleh Joey, sebagai musisi dan
manusia seutuhnya. Dia adalah orang paling bertalenta dan fokus yang pernah aku
temui. Joey adalah masa depan," ungkap pemain bass Russell Hall yang
mengiringinya di tiap penampilan dan studio rekaman.
"Joey adalah musisi yang sangat natural, mungkin seperti sebuah bahasa yang mengalir begitu saja ketika diucapkan. Dia bukan hanya mengerti apa materinya, tapi juga paham benar bagaimana menggunakan materi tersebut," tutup penggebuk drum Sammy Miller
"Joey adalah musisi yang sangat natural, mungkin seperti sebuah bahasa yang mengalir begitu saja ketika diucapkan. Dia bukan hanya mengerti apa materinya, tapi juga paham benar bagaimana menggunakan materi tersebut," tutup penggebuk drum Sammy Miller







0 comments:
Posting Komentar