Jakarta - Di hari terakhir pendaftaran penjaringan cagub DKI PDIP, ada 38 penantang Ahok mendaftar. Namun, meskipun PDIP DKI menggelar penjaringan cagub, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bisa saja membuat kejutan.
Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP DKI Gembong Warsono mengatakan meski tingkat DPD pada hari ini menutup pendaftaran bakal Cagub DKI, namun kemungkinan bisa diperpanjang DPP. Apalagi prerogatif pembuat surat tugas berisi nama cagub dan cawagub DKI dari PDIP ada di tangan ketua umum.
Ia pun menyebut peluang kader PDIP seperti Tri Rismaharini masih terbuka diusung DPP. "Kalau untuk kader pintunya banyak. Bu Risma kan kader partai. Kalau itu peluang bisa diusung dengan ditugaskan secara khusus. Hak DPP terutama Ketua Umum Partai," tutur Gembong saat dihubungi, Senin (25/4/2016).
Dia mengatakan DPP pasti punya hitung-hitungan tersendiri bila menugaskan kader internal untuk maju ke Pilgub DKI. Artinya, kata dia, DPP sudah mengkaji potensi pengusungan terhadap kader internal partai.
"DPP pasti punya hitung-hitungan untuk melihat pilkada tahun depan. Penugasan itu tugas khusus terhadap kader," ujar Gembong.
Dicontohkan ketika Pilkada DKI 2012, saat itu Joko Widodo akhirnya diusung PDIP yang kemudian diduetkan dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
"Nah, seperti itu kan bisa saja kan. Kami belum tahu bagaimana nanti," sebut Gembong.
Dia menambahkan untuk DPD DKI sendiri sudah mengusung nama Djarot Syaiful Hidayat dan Boy Sadikin. Hingga Minggu (24/4), belum ada kader internal yang mendaftar termasuk anggota DPR Puti Guntur Soekarno yang sebelumnya sudah menyatakan siap maju ke Pilgub DKI 2017.
"Sampai Minggu, pendaftar baru belum ada. Baru dari luar partai. Mbak Puti juga belum ada informasi, bagaimana pendaftarannya. Ya saya enggak tahu, mungkin bisa saja daftar ke DPP," tutur Gembong.
(hty/van)
detik.com







0 comments:
Posting Komentar