::

Kamis, April 21

Soal Proyek 35.000 MW, Wanita Listrik: Cita-cita yang Harus Diwujudkan


Jakarta -Tri Mumpuni si 'wanita listrik' ditunjuk oleh Menteri ESDM Sudirman Said untuk ikut mengawal proyek listrik 35.000 MW sejak Mei 2015 lalu.

Wanita yang dikenal berhasil melistriki banyak desa dengan energi baru terbarukan (EBT) ini mengakui realisasi proyek 35.000 MW belum signifikan. Staf Ahli Menteri ESDM ini menyatakan proyek 35.000 MW memang tak mudah, perlu kerja keras untuk mengejar targetnya.

"Kongkritnya tentu harus kerja keras, mengumpulkan semua daya dan upaya, financialtechnology agar 35.000 MW itu bisa tercapai," kata Tri usai diskusi di Graha PPI, Jakarta, Kamis (21/4/2016).

Dia menambahkan, tak masalah realisasi proyek masih sedikit. Yang penting, semua pihak tetap bersemangat untuk kerja keras berupaya menyelesaikan proyek 35.000 MW. 

"Buat saya proyek 35.000 MW itu merupakan cita-cita yang merupakan semangat bersama untuk bisa diwujudkan. Nggak apa-apa, kita harus punya cita-cita yang tinggi. Nanti tercapai berapa kan ada milestone. Kalau kita nggak punya milestone repot," ucapnya.

Terkait masih banyaknya komponen impor yang digunakan untuk proyek 35.000 MW, Tri berpendapat bahwa sedikit demi sedikit harus mulai diproduksi di dalam negeri supaya Indonesia tak hanya menjadi pasar saja. 

"Ada yang namanya learning curve. Pelan-pelan harus dilokalisasi biar orang Indonesia sendiri yang bisa (memproduksinya)," pungkasnya.

Sebagai informasi, pencapaian proyek 35.000 MW per 13 April 2016 adalah sebagai berikut:
  • Tahap perencanaan: 12.226,8 MW (34,4%)
  • Tahap pengadaan: 8.377,7 MW (23,6%)
  • Tahap PPA dan proses Financial Close: 10.941,07 MW (30,8%)
  • Tahap konstruksi dan komisioning: 3.862,45 MW (10,9%)
  • Tahap COD: 123 MW (0,3%)
(ang/ang) 
detik.com

0 comments:

Posting Komentar