Jakarta -Kementerian Perdagangan (Kemendag) pagi ini mengadakan perayaan Hari Konsumen Nasional (Hakornas) ke-4 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Perayaan Hakornas ini dihadiri oleh Menteri Perdagangan Thomas Lembong (Tom Lembong), Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf.
Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kemendag, Syahrul Mamma, menjelaskan bahwa peringatan Hakornas ke-4 ini mengambil tema 'Konsumen Cerdas Mandiri dan Cinta Produk Dalam Negeri.
"Peringatan Hakornas ke-4 tahun ini mengambil tema Konsumen Cerdas Mandiri dan Cinta Produk Dalam Negeri," kata Syahrul saat membuka acara Hakornas di Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (26/4/2016).
Dia mengungkapkan, saat ini masih banyak produk-produk di pasaran yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).
"Masih ditemukan produk yang tidak sesuai SNI. Sesuai UU Perlindungan Konsumen, perlindungan konsumen dilaksanakan oleh Mendag atau kementerian teknis terkait. Perlu diterapkan strategi perlindungan konsumen," ucapnya.
Tetapi, strategi perlindungan konsumen tidak dapat berjalan baik tanpa peran serta masyarakat. Karena itu, masyarakat perlu diedukasi agar menjadi konsumen cerdas.
"Harapan kami, Hakornas menjadi momentum untuk mewujudkan konsumen cerdas mandiri dan cinta produk dalam negeri," ujar Syahrul.
Untuk membantu mengedukasi masyarakat agar menjadi konsumen cerdas, Tom Lembong menggandeng sejumlah lembaga mulai dari perguruan tinggi hingga ormas. Lembaga-lembaga ini diminta ikut mencerdaskan konsumen.
Nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) ditandatangani hari ini antara Tom Lembong dengan Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Tarumanegara (Untar), Universitas Singaperbangsa, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Persekutuan Gereja Indonesia (PGI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Wali Umat Buddha Indonesia (Walubi), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, BKMT, PP Muhammadiyah, dan PP Muslimat NU.
(feb/feb)
Perayaan Hakornas ini dihadiri oleh Menteri Perdagangan Thomas Lembong (Tom Lembong), Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf.
Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kemendag, Syahrul Mamma, menjelaskan bahwa peringatan Hakornas ke-4 ini mengambil tema 'Konsumen Cerdas Mandiri dan Cinta Produk Dalam Negeri.
"Peringatan Hakornas ke-4 tahun ini mengambil tema Konsumen Cerdas Mandiri dan Cinta Produk Dalam Negeri," kata Syahrul saat membuka acara Hakornas di Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (26/4/2016).
Dia mengungkapkan, saat ini masih banyak produk-produk di pasaran yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).
"Masih ditemukan produk yang tidak sesuai SNI. Sesuai UU Perlindungan Konsumen, perlindungan konsumen dilaksanakan oleh Mendag atau kementerian teknis terkait. Perlu diterapkan strategi perlindungan konsumen," ucapnya.
![]() Sejumlah Menteri Jokowi Hadir di Peringatan Hari Konsumen (Michael/Detik) |
Tetapi, strategi perlindungan konsumen tidak dapat berjalan baik tanpa peran serta masyarakat. Karena itu, masyarakat perlu diedukasi agar menjadi konsumen cerdas.
"Harapan kami, Hakornas menjadi momentum untuk mewujudkan konsumen cerdas mandiri dan cinta produk dalam negeri," ujar Syahrul.
Untuk membantu mengedukasi masyarakat agar menjadi konsumen cerdas, Tom Lembong menggandeng sejumlah lembaga mulai dari perguruan tinggi hingga ormas. Lembaga-lembaga ini diminta ikut mencerdaskan konsumen.
Nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) ditandatangani hari ini antara Tom Lembong dengan Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Tarumanegara (Untar), Universitas Singaperbangsa, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Persekutuan Gereja Indonesia (PGI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Wali Umat Buddha Indonesia (Walubi), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, BKMT, PP Muhammadiyah, dan PP Muslimat NU.







0 comments:
Posting Komentar