Jakarta -Jalan tol Batang-Semarang 75 kilometer (km) yang terdiri dari 5 seksi pekerjaan, saat ini tengah dalam tahap prakualifikasi untuk mencari calon investor baru, setelah investor lama jalan tol ini dicabut hak konsesinya oleh pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Investor sebelumnya, PT Marga Setia Puritama sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) alias pengelola jalan tol, tak kunjung melaksanakan proses pembangunan dan tak melakukan kewajibannya membayar perpanjangan jaminan pelaksanaan kerja selaku pemegang konsesi proyek tersebut.
"Pak Presiden Jokowi (Joko Widodo) kemarin waktu di Brebes pesan, Mei sudah bisa mulai lagi," ujar Kepala Badan Pengatur Jalan To (BPJT), Herry Trisaputra Zuna, kepada detikFinance, Rabu (13/4/2016).
Asal tahu saja, untuk membangun Jalan tol Batang-Semarang, diperlukan dana investasi sebesar Rp 7,23 triliun. Sementara biaya pembebasan tanah sebesar Rp 554 miliar dan Rp 4,21 triliun untuk keperluan konstruksi.
Sembari menunggu lelang investor baru, saat ini pemerintah tengah melanjutkan proses pembebasan tanah yang saat ini perkembangannya sudah mencapai 20,17%.







0 comments:
Posting Komentar