::

Minggu, April 17

Gerindra: Masyarakat Ingin Jenderal (Purn) Moeldoko Maju Pilgub DKI


Jakarta - Dalam kicauan di twitter mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko menyatakan dirinya tak terpikir maju Pilgub DKI. Namun Gerindra yang memunculkan nama Moeldoko tak menyerah.

"Ya memang Pak Moeldoko itu kan diinginkan masyarakat. Didorong untuk maju. Kalau Pak Moeldoko bicara seperti itu ya sah saja. Tapi, apa bisa Pak Moeldoko nolak suara dukungan dari masyarakat?" kata Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Arief Puyuono saat dihubungi, Senin (18/4/2016).

Arief menambahkan alasan Gerindra memasukan nama Moeldoko karena punya beberapa pertimbangan. Salah satunya kemampuan Oeldono yang dianggap mampu membenahi birokrasi. Selain itu, latar belakang purnawirawan jenderal bintang 4 itu punya popularitas.

"Secara kemampuan, dia bisa membenahi birokrasi. Tidak diragukan. Begitu juga kapablitasnya. Apalagi Pak Moeldoko ini dari etnis Jawa. Popularitasnya cukup kuat, dia mantan Panglima TNI," tuturnya.

Arief menuturkan sudah ada komunikasi antara Moeldoko dengan elite Gerindra. Namun dia tak yakin apakah sudah ada restu dari Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

"Kalau komunikasi sudah dengan petinggi, pengurus partai.  Cuma apakah sudah komunikasi dengan Pak Prabowo atau belum, saya belum tahu. Tapi, infonya belum," ujar Arief.

Tak hanya Gerindra yang mendorong Moeldoko maju Pilgub DKI. Sejumlah kalangan sudah membuka Moeldoko Center sebagai bentuk dukungan terhadap mantan Pangdam Siliwangi tersebut. Bahkan, menurutnya dari informasi yang diterimanya, sudah ada tim relawan yang dibentuk sebagai dukungan.

"Timnya juga sudah dibentuk. Itu salah satu modal untuk mendukung Pak Moeldoko sebagai cagub DKI," sebutnya.

Namun, dia menekankan terkait cagub yang diusung untuk Pilkada DKI, keputusan final Gerindra ada di tangan Prabowo Subianto.  Ada dua nominasi bakal calon yang berlatar belakang jenderal yaitu Moeldoko serta mantan Pangdam Jaya Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin masuk radar Gerindra.

"Ada dua purnawirawan. Pak Moeldoko dan Pak Sjafrie. Dua-duanya punya kapabilitas. Memang Pak Moeldoko jauh lebih mudah dibanding Pak Sjafrie. Pak Sjafrie satu angkatan dengan Pak Prabowo, kalau Pak Moeldoko junior Pak Prabowo," jelasnya.

Sejauh ini, kata dia, sudah ada beberapa sosok yang masuk nominasi Gerindra yaitu mantan Pangdam Jaya Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Sandiaga Uno, Biem Benyamin, Yusril Ihza Mahendra, sampai Ahmad Dhani.

"Sekali lagi semua keputusan soal Gubernur DkI itu ada di tangan Pak Prabowo. Kami terus menjaring nama-nama yang muncul ini untuk nanti direkomendasikan ke beliau," tuturnya.


(van/nrl)
detik.com

0 comments:

Posting Komentar