::

Minggu, April 3

Penguatan Rupiah Bakal Dongkrak Kinerja IHSG

VIVA.co.id - Pergerakan indeks harga saham habungan (IHSG) diperkirakan akan berbalik menguat ke zona hijau pada perdagangan pekan ini. Terdorong sentimen positif penguatan 
rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Menurut analis PT HD Capital Tbk, Yuganur Wijanarko, penguatan rupiah dari Rp15.000 ke Rp13.000 per dolar AS menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG di pekan ini.

Selain itu, lanjutnya, dari sisi perbankan, perbaikan pertumbuhan kredit di tengah perlambatan ekonomi juga menjadi sentimen positif lainnya yang akan direspon pasar saham dalam negeri.

"Akumulasi saham di sektor perbankan yang mencakup 30 persen dari weighting market cap IHSG," kata Yuganur, Senin, 4 April 2016

Faktor pendorong lainnya, menurut Yuganur, penurunan suku bunga perbankan dan perbaikan ekonomi yang ditandai peningkatan demand kredit kepemilikan rumah (KPR).

"Apresiasi real asset berdenominasi rupiah akibat penguatan rupiah terhadap dolar AS dan value added dari proyek infrastruktur merupakan insentif untuk mengakumulasi saham sektor properti," paparnya.

Dengan demikian, kata Yuganur, 'angin sejuk' potensi penguatan IHSG pekan ini sebaiknya disikapi para pelaku pasar dengan mengakumulasi saham perbankan dan properti, antara lain:

1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan target trading di level Rp10.550 yang memiliki dua arah masuk pembelian di posisi Rp10.075 dan Rp9.975, disarankan cut-loss di level Rp9.775.

2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan target trading di level Rp11.650 yang memiliki dua arah masuk pembelian di posisi Rp11.175 dan Rp10.975, disarankan cut-loss di level Rp10.775.

3. PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) dengan target trading di level Rp380 yang memiliki dua arah masuk pembelian di posisi Rp365 dan Rp355, disarankan cut-loss di level Rp345.

4. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dengan target trading di level Rp1.920 yang memiliki dua arah masuk pembelian di posisi Rp1.825 dan Rp1.795, disarankan cut-lossdi level Rp1.775.

5. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) dengan target trading di level Rp495 yang memiliki dua arah masuk pembelian di posisi Rp475 dan Rp465, disarankan cut-loss di level Rp455. 

(ase)


0 comments:

Posting Komentar