::

Jumat, April 15

Terseret Panama Papers, Menteri Perindustrian Spanyol Mengundurkan Diri


Madrid - Menteri Perindustrian Spanyol Jose Manuel Soria mengundurkan diri setelah namanya muncul dalam Panama Papers. Meski mundur, Soria bersikeras dirinya tidak melakukan pelanggaran hukum.

Dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP dan Reuters, Jumat (15/4/2016), Soria menyebut pengunduran diri ini demi menghindari dampak lebih besar bagi pemerintah berkuasa yang dipimpin Partai Rakyat (PP). Terlebih Spanyol akan menjalani pemilu putaran kedua pada Juni mendatang.

"Belajar dari kesalahan yang dilakukan selama beberapa hari terakhir, berkaitan dengan penjelasan saya atas aktivitas bisnis saya... dan mempertimbangkan adanya dampak buruk atas situasi ini terhadap pemerintahan Spanyol," terang Soria soal alasannya mengundurkan diri.

Persoalan Soria berawal saat surat kabar Spanyol, El Confidencial, yang ikut meneliti Panama Papers, merilis artikel yang menyebut Soria sebagai pemilik perusahaan offshore di Jersey, jajaran kepulauan Inggris. Soria disebut menjadi bos perusahaan offshore itu selama 2 bulan pada tahun 1992.

Menanggapi laporan media itu, Soria menggelar konferensi pers untuk menyangkal keterkaitan dengan Panama Papers. Namun selang beberapa minggu, tudingan-tudingan lain dimunculkan media lokal lainnya dan bahkan mengungkapkan lebih jauh keterkaitan Soria dengan perusahaan offshore di wilayah bebas pajak atau tax haven.

Media-media Spanyol itu juga menegaskan, pihaknya memiliki bukti berupa dokumen yang menunjukkan Soria memang sempat memimpin perusahaan offshore bersama saudara laki-lakinya. Tidak diketahui pasti apakah praktik bisnis Soria di wilayah bebas pajak itu merupakan tindakan ilegal.

Soria merupakan korban politik terbaru dari Panama Papers, yang merupakan bocoran dokumen rahasia firma hukum Mossack Fonseca yang bermarkas di Panama. Bocoran itu menunjukkan pendirian ratusan ribu perusahaan offshore di wilayah bebas pajak. Panama Papers diteliti dan dianalisis oleh ratusan jurnalis berbagai negara yang tergabung dalamInternational Consortium of Investigative Journalists (ICIJ).

Selain Soria, sebelumnya ada Perdana Menteri Islandia Sigmundur David Gunnlaugsson yang dipaksa mundur oleh rakyatnya karena namanya muncul di Panama Papers. Presiden Argentina Mauricio Macri juga harus menjelaskan kepada rakyatnya, bahwa dirinya tidak memiliki harta tersembunyi setelah disebut dalam Panama Papers oleh media setempat.

Baca juga: Terseret Panama Papers, Presiden Argentina Membela Diri


(nvc/ita)

0 comments:

Posting Komentar