::

Kota San Francisco Masih Hutang 2,4juta ke Steve jobs

- Terlepas dari kebesaran namanya sebagai pendiriApple, Steve Jobs juga merupakan warga kota San Fracisco, AS. Ia punya kewajiban dan hak hukum yang sama dengan warga lain.

"Spotlight" terbaik OSCAR 2016

LOS ANGELES, KOMPAS.com — Film Spotlight dinobatkan sebagai Best Picture dalam Academy Awards ke-88 yang dihelat di Dolby Theatre, Los Angeles, AS, Minggu (28/2/2016) malam atau Senin (29/2/2016) pagi waktu Indonesia.

TAkses Curang di blokir pelanggan Netflix ngambek

KOMPAS.com - Layanan on demand video streaming Netflix mulai memblokir akses melalui Virtual Private Network (VPN). Kebijakan tersebut membuat geram sebagian pelanggan yang tidak bisa lagi mengakses semua konten Netflix tanpa batas negara, sebagaimana dirangkum KompasTekno, Selasa (1/3/2016) dariMashable.

This is default featured slide 4 titl

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, April 25

Ini yang Bikin Rifky Balweel Jatuh Hati dengan Biby Alraen


Ini yang Bikin Rifky Balweel Jatuh Hati dengan Biby AlraenFoto: Gus Mun/detikHOT
Jakarta -
Bukan hal yang mudah bagi RIfky Balweel untuk bisa menjalin tali asmara dengan seorang perempuan pasca bercerai dari Risty Tagor. Namun ternyata, Biby Alraen membuat Rifky jatuh hati.

Bukan hanya kecantikannya saja yang membuat Rifky jatuh hati kepada Biby. Tapi juga ada satu hal yang membuat Rifky akhirnya percaya dan mau menjalani kisah asmara dengan Biby selama dua tahun. Apa itu?

"Kesederhanaannya, kesederhanaan itu mahal," ucap Rifky saat ditemui di kawasan Simpruk, Jakarta Selatan, Senin (25/4/2016) malam.

Dikenalkan melalui seorang teman, awal mula pertemuan Rifky dan Biby.

"Dikenalin teman, chat dekat sampai sekarang. Dia spesial," ucap Biby. (wes/wes) 

Akankah Chanyeol 'EXO' Kebagian Peran di Drama Televisi Tahun Ini?


Akankah Chanyeol EXO Kebagian Peran di Drama Televisi Tahun Ini?Foto: Kim Hee Jun (Allure Korea)
Jakarta -
Jelang penayangan film 'So I Married the Anti Fan', personel EXO Park Chanyeol dikabarkan sudah dapat tawaran berakting lagi. Kali ini bukan untuk film, melainkan drama televisi.

MBC akan memproduksi sebuah serial televisi berjudul 'Gaia'. Sang pelantun 'Overdose' itupun kabarnya ditawari peran yang dekat dengan karakter utama.

Namun belum ada kepastian akankah Chanyeol kebagian peran pertamanya di drama televisi tersebut. Namun jika memang SM Entertainment menerima tawaran ini, maka 'Gaia' akan jadi debut rapper EXO itu di layar kaca.

Sebelumnya Chanyeol sempat bermain dalam web-series berjudul 'EXO Next Door' menjadi dirinya sendiri. Film 'Salut d'Amour' juga dibintanginya bersama Moon Ga Young dan beberapa nama populer lainnya.


'Gaia' sendiri akan berkisah tentang seorang idola dengan kepribadian dingin dan seorang cewek biasa yang terdampar di sebuah pulau terpencil. Keduanya adalah korban kecelakaan pesawat.

Kang Ha Neul sedang mempertimbangkan peran utama bernama Seo Jun Oh. Sementara Chanyeol, kalau benar akan berperan di drama ini, siap berperan sebagai Seo Si Young yang adalah sepupu dari Jun Oh. Selain keduanya, Yuri 'SNSD' juga jadi salah satu kandidat pemeran utamanya.

'Gaia' merupakan proyek kolaborasi antara Korea dan Tiongkok dan diproduksi oleh SM C&C. Syuting akan dilakukan di berbagai lokasi di Tiongkok.

(ron/ron) 

Minum Anti-AGin Bisa Bikin Wajah Mulus Tanpa Keriput


Minum Anti-AGin Bisa Bikin Wajah Mulus Tanpa KeriputFoto: Thinkstock

Sebuah racikan minuman beralkohol baru diyakini mampu mencegah penuaan dini. Tambahan zat tertentu dapat membuat wajah mulus bebas keriput.

Sering mengonsumsi alkohol umumnya akan berdampak pada gangguan penglihatan dan kulit lebih cepat keriput. Namun, sebuah perusahaan minuman beralkohol mencipatakan ramuan baru.

Menurut Telegraph (22/04), Anti-AGin minuman beralkohol jenis gin dapat membuat Anda terlihat lebih awet muda dan menghilangkan keriput di wajah.


Hal ini disebabkan dari proses penyulingan dengan kolagen dan tumbuh-tumbuhan yang berkhasiat untuk membuat awet muda. Gin tersebut diproduksi Bompas & Parr dan diawasi oleh Hotel Warner Leisure.

Industri kecantikan memasarkan kolagen bagi para konsumen. Karena bertambahnya usia orang akan kehilangan kolagen di kulit, sehingga kulit mulai keriput dan kendur.


The Telegraph
 sebelumnya telah melaporkan "restoran beauty" yang menyajikan makanan mengandung cincangan kolagen.
Supermarket di Jepang berusaha memenuhi kebutuhan makanan kaya kolagen juga dalam bentuk mie dan permen.

Anti-AGin dijual dengan harga £ 34,99 atau sekitar Rp 670.000 di drinksupermarket.com. Lebih murah dari harga botox, ramuan anti penuaan dan kulit keriput.

(odi/adr
)

Cegah Mafia Perkara di MA, Sidang Harus Benar-benar Terbuka untuk Umum

Cegah Mafia Perkara di MA, Sidang Harus Benar-benar Terbuka untuk UmumGedung Mahkamah Agung di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta (ari/detikcom)
Jakarta - Pernahkan Anda melihat ada sidang kasasi atau peninjauan kembali di Mahkamah Agung (MA) yang benar-benar bisa diikuti oleh publik? Jangankan masyarakat, media massa pun tidak tahu kapan sidang perkara dilakukan. Padahal dalam setiap putusan selalu dituliskan bahwa putusan itu diambil dalam sidang terbuka untuk umum.

Komisi Yudisial (KY) melihat tertutupnya proses sidang tersebut memicu permainan perkara di pucuk peradilan Indonesia itu.

"Pada disertasi yang dibuat oleh seorang akademisi Belanda yaitu Sebastian Pompe, diketahui bahwa dahulu sidang pada peradilan Indonesia mengadopsi konsep terbuka untuk umum dari mulai tingkat pertama sampai dengan MA. Namun sejak kepemimpinan Oemar Senoadji sebagai Ketua MA, barulah sidang-sidang pada peradilan Indonesia, khususnya pada tingkat kasasi tidak lagi terbuka untuk umum," kata juru bicara KY Farid Wajdi kepada wartawan, Selasa (26/4/2016).

"Hal ini yang sedikit banyak juga turut menyumbang berbagai ketertutupan pada proses peradilan, terutama pada tingkat kasasi. Para pihak hanya diberikan kesempatan untuk memberikan jawab-jawaban melalui memori kasasi/kontra memori kasasi. Padahal esensi dari terbukanya sidang untuk umum adalah guna meminimalisir potensi abuse/penyalahgunaan dalam proses persidangan," beber Farid.

Sidang terbuka yang benar-benar bisa diikuti oleh masyarakat merupakan satu dari empat masukan perbaikan MA. Selain itu, MA juga harus membenahi jeda waktu proses kasasi/PK yang lama dan cenderung tidak seragam antar perkara.
"Masalah utama yang menjadi celah dimungkinkannya beberapa oknum untuk bermain adalah jeda pada alur penanganan perkara kasasi/PK. Dari mulai putusan, minutasi sampai dengan penyampaian ke pengadilan awal. Perbedaan waktu yang cenderung tidak seragam berarti peluang yang besar bagi siapa pun untuk bisa mengklaim dan memberikan pengaruh (terutama kepada para pihak)," papar Farid.

Perbaikan ketiga adalah memecahkan masalah penumpukan perkara. Ini adalah permasalahan klasik yang selalu berulang yaitu ketimpangan antara tumpukan perkara yang ada di MA dengan jumlah sumber daya manusia (SDM) yang tersedia (hakim agung dan asisten hakim agung).

"Hal ini juga punya pengaruh pada lamanya waktu di antara jeda proses. Sebetulnya MA saat ini memiliki aturan soal standar waktu, namun karena load yang terlalu besar tadi, maka seringkali aturan tersebut tidak bisa ditepati," terang Farid.

Langkah terakhir yaitu mengoptimalkan sistem teknologi informasi dalam administrasi perkara. Sekalipun sudah ada case tracking system (CTS), namun sepertinya belum selesai dan optimal.

"Beberapa bukti belum optimalnya ada pada proses minutasi yang sebagian besar review dari teknis ke substansinya masih dilakukan secara manual. Dari satu ruangan hakim kepada ruang hakim lainnya. Padahal jika proses bisa ditransformasi dengan sistem IT maka hal tersebut lagi-lagi berkontribusi pada percepatan waktu minutasi," pungkas Farid.

Saat ini juga tengah digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) soal model sidang di MA yang tertutup. Pemohon meminta sidang di MA, khususnya yang terkait gugatan judicial review peraturan di bawah UU terhadap UU, haruslah dilakukan dalam sidang yang dibuka dan terbuka untuk umum, layaknya sidang di MK. Permohonan ini belum diputus MK.
(asp/nrl)

Dituduh Bergabung Kelompok Teror, Jurnalis Palestina Ditangkap Israel

Dituduh Bergabung Kelompok Teror, Jurnalis Palestina Ditangkap IsraelIlustrasi (REUTERS/Mohamad Torokman)Yerusalem - Dinas Keamanan Israel, Shin Bet, menangkap seorang jurnalis Palestina akhir pekan lalu. Jurnalis ini dituduh bergabung dengan kelompok teror setempat.

Omar Nazzal merupakan anggota sekretariat Sindikat Jurnalis Palestina (PJS). Seperti dilansir AFP, Selasa (26/4/2016), Nazzal ditahan oleh otoritas Israel pada Sabtu (23/4) lalu di perbatasan antara Tepi Barat dan Yordania.

Saat itu, Nazzal tengah dalam perjalanan menghadiri pertemuan dengan Federasi Jurnalis Eropa di Bosnia.

Dalam pernyataannya, Shin Bet menyebut Nazzal baru-baru ini ditunjuk menjadi direktur Palestine Today, stasiun televisi yang dinyatakan ilegal pada Februari lalu. Israel juga menyebut Nazzal aktif dalam Front Pembebasan Palestina, partai politik sayap kiri yang dituding Israel banyak mendalangi terorisme.

"Omar telah bertahun-tahun dikenal sebagai aktivis Popular Front (Front Pembebasan Palestina): dia ditangkap sekarang karena keterlibatannya dalam aktivitas Popular Front baru-baru ini," terang Shin Bet dalam keterangan tertulisnya.

Shin Bet menegaskan, Nazzal tidak ditahan karena tugas jurnalismenya. "Tapi karena keterlibatannya dalam aktivitas kelompok teror," sebut Shin Bet.

Menanggapi penangkapan ini, PJS menyerukan kepada Komisi Palang Merah Internasional (ICRC) untuk mengintervensi kasus Nazzal. Perwakilan PJS bertemu dengan perwakilan ICRC di Ramallah pada Minggu (24/4), untuk membahas hal ini.

"Kami menjelaskan kepada ICRC bahwa sangat penting untuk segera mengunjungi Omar Nazzal," terang anggota sekretariat PJS, Musa al-Sher, kepada AFP. ICRC merupakan satu-satunya organisasi internasional yang diizinkan mengunjungi warga Palestina yang ditahan otoritas Israel.

Kantor Palestine Today yang ada di Ramallah digeledah tentara Israel pada Maret lalu, setelah televisi itu dituding melakukan penghasutan. Kementerian Informasi Palestina menuding penangkapan ini sebagai wujud kesengajaan Israel dalam menargetkan jurnalis Palestina, sembari merujuk pada penggeledahan beberapa stasiun radio lokal dalam beberapa bulan terakhir.


(nvc/ita)

Naik Turun Elektabilitas Ahok Digoyang Sumber Waras dan Reklamasi

Naik Turun Elektabilitas Ahok Digoyang Sumber Waras dan Reklamasi
Jakarta - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dihadapkan persoalan rumit soal Sumber Waras dan reklamasi Teluk Jakarta di tengah persiapan Pilgub DKI 2017. Apakah elektabilitas Ahok mampu bertahan di tengah dua persoalan yang pelik ini?

Sejumlah lembaga riset mencoba melakukan survei terkait elektabilitas Ahok di tengah prahara ini. Hasilnya kesimpulan lembaga survei berbeda-beda. Siapa yang lebih akurat?

Lembaga survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) meluncurkan terlebih dahulu hasil surveinya. Survei ini dilakukan di tengah isu panas di DKI Jakarta di tengah persiapan Pilgub DKI 2017 mendatang. Survei ini dilaksanakan pada tanggal 18-21 April 2016. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka di 40 kelurahan di 5 Kota di DKI Jakarta melibatkan 400 responden. Pemilihan sampel dilakukan secara acak dengan metode sampel acak bertingkat. Margin of error survei ini sebesar +/- 4,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Hasil survei ini, pasca Ahok dipanggil KPK terkait pembelian lahan RS Sumber Waras, ada fluktuasi elektabilitas cagub DKI incumbent itu. Hal ini didapat dari berbagai sumber yang pernah mempublikasikan elektabilitas Ahok.

"Elektabilitas Ahok pada Januari 2016 adalah 43,25%, pada Februari 2016 terjadi peningkatan menjadi 43,5%, Maret 2016 meningkat tajam menjadi 51,80% dan April 2016 pasca pemanggilan oleh KPK elektabilitasnya kembali melorot menjadi 45,50%," kata jubir KedaiKOPI, Hendri Satrio, dalam siaran pers, Senin (25/4/2016).

Mayoritas responden berpendapat Ahok tidak terlibat kasus Rumah Sakit Sumber Waras (34,8%) dan kasus suap reklamasi Pantai Utara Jakarta (36,5%). Sebanyak 68,3% reponden mengetahui pemanggilan Ahok oleh KPK yang berujung pada pendapat responden tentang keputusan responden dalam memilih Ahok dalam Pilgub Jakarta mendatang.

"Pasca pemanggilan Ahok oleh KPK, ada 34,5% responden menyatakan mantap memilih Basuki Tjahaja Purnama. Sementara 30% menyatakan ragu-ragu dan 16,5% menyatakan tidak akan memilih Basuki Tjahaja Purnama pada Pilgub Jakarta mendatang," kata Hendri.

"Bila dibandingkan dengan Februari 2016 lalu, kepuasan publik terhadap kinerja petahana sedikit menurun dari 71,2% menjadi 68,5% yang berimbas pada ketidakpuasan yang sedikit meningkat dari 26,8% menjadi 28,5%," lanjutnya.

Beda lagi dengan hasil survei lembaga Populi Center yang juga dilakukan di saat Ahok 'dihantam' dua isu besar yakni pembelian lahan RS Sumber Waras dan proyek reklamasi di Teluk Jakarta. Hasil survei Populi Center menyebut bahwa elektabilitas alias tingkat keterpilihan Ahok justru naik dalam dua bulan terakhir.

Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ±4,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan 400 responden, di 6 wilayah DKI Jakarta yaitu Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu.

Peneliti Populi Center Nona Evita mengatakan bahwa di bulan Februari elektabilitas Ahok sebagai bakal cagub DKI berada pada angka 49,5 persen. Namun di bulan April ini elektabilitas Ahok mengalami kenaikan sedikit yakni menjadi 50,8 persen.

Menurut Nona, kenaikan elektabilitas Ahok ini terjadi karena mayoritas masyarakat tidak percaya bahwa Gubernur Jakarta itu bersalah dalam kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Survei Populi menunjukkan bahwa sebanyak 27,2 persen masyarakat lebih percaya pada Ahok ketimbang Badan Pemeriksa Keuangan.

"Sementara untuk kasus suap reklamasi Teluk Jakarta, sebanyak 34,2 persen masyarakat Jakarta percaya Ahok tidak terlibat. Sebaliknya 64,5 persen masyarakat percaya adanya keterlibatan anggota DPRD yang lain dalam kasus dugaan suap Reklamasi Teluk Jakarta," kata Nona saat berbincang dengan detikcom, Senin (25/4/2016).

Elektabilitas Ahok, kata Nona, sebanding dengan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Survei Populi Center menyebut secara keseluruhan, tingkat kepuasan terhadap kinerja Pemprov DKI Jakarta sedikit naik, dari 70 persen di bulan Februari menjadi 73,3% di bulan April 2016.

Persentase tingkat kepuasan terhadap kinerja Gubernur Ahok juga mengalami kenaikan, yaitu dari 73,5 persen di bulan Februari 2016 menjadi 73,7 persen di bulan April 2016. Di bulan April, sebanyak 81.5 persen masyarakat DKI menyatakan puas terhadap kepemimpinan Gubernur Ahok.

Sementara itu, di bulan Februari 2016 sebanyak 85,5 persen masyarakat DKI yang menyatakan puas dan 77,7 persen yang menyatakan puas di bulan Desember 2015. "Tren ini meski fluktuatif, namun masih tetap berada pada level stabil karena naik dan turunnya persentase tidak signifikan," kata Nona.

Dengan hasil survei ini, Populi meyakini bahwa jika pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jakarta digelar sekarang, maka Ahok dan pasangannya berpeluang menang.

Survei tersebut mungkin saja mewakili suara masing-masing responden, tapi mana yang mewakili suara warga Jakarta?
(van/nrl)

Ini Sebabnya Bersin Tidak Cukup Hanya Sekali


Ini Sebabnya Bersin Tidak Cukup Hanya SekaliFoto: Getty Images
Jakarta, Hatchiii..! Kadang-kadang ada orang yang bersin hanya sekali, namun kebanyakan akan disusul bersin-bersin berikutnya. Ada penjelasan ilmiah mengapa beberapa orang harus bersin berkali-kali.

Pakar sinus dari Lenox Hill Hospital di News York City, dr Jordan S Josephson mengatakan bahwa bersin berkali-kali membantu mengeluarkan penyebab iritasi dari saluran napas. Biasanya, bersih terjadi karena ada sesuatu di hidung yang harus dikeluarkan.

Ada beberapa jenis penyebab iritasi yang bisa memicu bersin. Infeksi saluran napas yang menular, seperti batuk pilek, bisa mengganggu membran mukosa di hidung. Demikian juga dengan udara dingin, alergen, asap dan polusi, debu dan sebagainya.

"Bersin pertama mungkin melonggarkannya, bersin kedua membawanya ke bagian depan hidung, dan bersin ketiga mengeluarkannya," kata dr Jordan, dikutip dari Livescience, Selasa (26/4/2016).

Namun tidak semua bersin disebabkan oleh iritasi. Pada beberapa orang, bersin bisa juga dipicu oleh rangsang cahaya. Kondisi ini disebut sebagai photic sneezing dan dialami oleh sekitar 10-35 persen dari populasi.

Bahkan pada beberapa orang, bersin bisa muncul karena dipicu oleh rasa kenyang di perut. Kondisi ini disebut snatitation.

Apapun penyebabnya, sangat dianjurkan untuk menutupi hidung dan mulut saat bersih agar partikel dahak yang keluar tidak menyebar. Berbagai jenis kuman penyakit mudah sekali menular lewat percikan dahak, seperti virus flu dan kuman tuberculosis.

Emas Antam Naik Rp 1.000, Jadi Rp 566.000/Gram


Emas Antam Naik Rp 1.000, Jadi Rp 566.000/GramFoto: Bagus Kurniawan
Jakarta -Harga emas batangan atau Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini naik Rp 1.000/gram. Sedangkan harga pembelian kembali atau buyback naik Rp 1.000/gram.

Seperti dikutip dari situs perdagangan Logam Mulia Antam, Selasa (26/4/2016), harga emas batangan pecahan 1 gram, hari ini dipatok Rp 566.000/gram, lebih tinggi dibandingkan posisi Senin kemarin Rp 565.000/gram.

Sementara, harga buyback oleh emiten berkode ANTM ini juga naik menjadi Rp 518.000/gram dibandingkan posisi awal pekan di Rp 517.000/gram.

"Untuk transaksi pembelian emas batangan datang langsung ke PT Antam Tbk UBPP Logam Mulia setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja," kata Antam dalam situs resminya.

Berikut harga emas Antam pagi ini:
  • 500 gram Rp 263.300.000    
  • 250 gram Rp 131.750.000    
  • 100 gram Rp 52.750.000    
  • 50 gram   Rp 26.400.000    
  • 25 gram   Rp 13.225.000    
  • 10 gram   Rp 5.320.000    
  • 5 gram     Rp 2.685.000    
  • 1 gram     Rp 566.000
(feb/ang) 

Hobi Begadang, Vicky Nitinegoro Tekuni Profesi DJ


Hobi Begadang, Vicky Nitinegoro Tekuni Profesi DJFoto: M. Iqbal Fazarullah
Jakarta -
Belakangan banyak kaum selebritis yang terjun menekuni profesi disc jockey alias DJ. Salah satu di antaranya adalah Vicky Nitinegoro. Berawal dari hobinya begadang, Vicky akhirnya memutuskan untuk mempelajari menjadi seorang DJ.

"Karena gue awalnya hobi banget begadang, nah kalau begadang doang kan mengahabiskan duit daripada nggak dapet duit mending begadang terus menghasilkan dapet duit kan, lumayan ada modal," urai Vicky saat ditemui di kawasan Simpruk, Jakarta Selatan, Senin (25/4/2016) malam.

Sudah dua tahun, Vicky menekuni dunia ini. Kini, ia pun sudah tampil di beberapa kota di Indonesia.

"Ketagihan juga sih jadi ya ternyata enak yaudah ditekuni sampai sekarang," lanjut Vicky.

Vicky sadar, menjadi seorang DJ sangat bersahabat dengan dunia malam. Lantas bagaimana cara Vicky menjaga diri saat tengah menjalankan tugasnya sebagai seorang DJ?

"Nah itu kan semuanya tergantung sama orangnya. Kalau gue meski gue nge-DJ tapi gue nggak ngerokok," jelas Vicky. (wes/wes) 

Idrus Marham: SK Munas Bali Dikeluarkan Menkum HAM Hari Ini

Idrus Marham: SK Munas Bali Dikeluarkan Menkum HAM Hari IniFoto: Muhammad Nur Abdurahman/detikcom
Jakarta - Sekjen Golkar Idrus Marham menyebut surat keputusan (SK) kepengurusan Munas Bali akan diterbitkan Menkum HAM Yasonna Laoly. Hal ini mengacu kedatangannya Senin kemarin menemui Menkum HAM Yasonna Laoly.

Menurut Idrus, penerbitan SK Munas Bali yang mengakomodir kepengurusan Munas Ancol sudah tak ada masalah.

"Nggak ada masalah, nggak ada yang kurang. Itu kan harus di akta notaris kan. Semua sudah selesai, tinggal tanda tangan menteri kemarin siang. Insya Allah sudah bisa terbit hari ini SK Munas Bali itu dan bisa diambil," ujar Idrus saat dihubungi, Selasa (26/4/2016).

Idrus menjelaskan dalam SK tersebut, ada 75 orang kepengurusan Munas Ancol yang sudah diakomodir. Awalnya ada 95 orang yang diminta Munas Ancol untuk diakomodir. Namun, karena keterbatasan jumlah pengurus, 75 orang akhirnya dimasukkan dan ditempatkan ke beberapa posisi.

"Jadi, kemarin itu saya mencocokkan nama. Kan diminta Pak Menkumham. Ya sudah 75 dari 95  yang diminta Pak Agung, kita akomodir 75 orang. Itu berbagai posisi Waketum ada 4, ketua DPP dan wakil sekjen banyak," tuturnya.

Dengan adanya SK Kepengurusan ini, perhelatan Munaslub di Bali, Mei mendatang memiliki legalitas. Sebagai penyelenggara yang tetap mengakomodir kepengurusan Munas Ancol, diyakini penyelenggaraan Munaslub bakal lancar.

Dikatakan Idrus juga bila perhelatan Munaslub nanti dipastikan akan dihadiri Presiden Joko Widodo. Rencananya, Jokowi dihadirkan untuk membuka Munaslub.

"Dari komunikasi Pak Luhut (Menkopolhukam) ke Pak Menkum Yasonna, Pak Presiden bisa datang di tanggal 23 (Mei, red). Nah, berarti 23 sampai 25 Mei masih jadwal yang diprioritaskan," tuturnya.


(hty/van)

Ini Salah Satu Video 'Gila' Revi Mariska yang Bikin Heboh


Ini Salah Satu Video Gila Revi Mariska yang Bikin HebohFoto: Instagram
Jakarta -

Ini Salah Satu Video 'Gila' Revi Mariska yang Bikin Heboh

Aktris Revi Mariska menyita perhatian publik karena tindak-tanduknya di media sosial. Ia tak segan mengaku gila dengan posting-an foto yang aneh-aneh.

Dalam video, bintang sinetron kolosal 'Raden Kian Santang' itu juga melakukan tindakan kontroversial. Ia kerap menari seksi dan tak segan menunjukkan area pribadinya.

Revi sempat dikira mengalami tekanan karena gagal menikah. Tapi ia menampik keras akan hal itu.

"Aku lakukan itu secara sadar," ucapnya dihubungi detikHOT akhir pekan kemarin.

Ketika disinggung apakah masih berhubungan baik dengan para mantan kekasihnya, Revi tampak masih menunjukkan sakit hatinya. Tapi ia menolak dibilang mulai melakukan hal aneh-aneh di jejaring sosial karena para mantannya itu.

Revi yang kini berusia 30 tahun itu juga menegaskan tak lagi berhubungan dengan para pria yang pernah mengisi hatinya tersebut.

"Udah nggak berhubungan. Aku anggap mereka udah meninggal dunia semua," ucapnya enteng.

Revi juga mengaku sudah memiliki suami saat ini. Tapi ia tak menjelaskan siapa suaminya. "Aku udah punya suami jadi jangan dibahas lagi. Mereka (mantan) udah meninggal semuanya, aku long distance sama suami aku," klaim Revi.

Ini salah satucuplikan video Revi yang bikin heboh jagat maya belakangan ini:


(kmb/kmb) 

Begini Upaya Pemerintah Agar Harga Pangan Stabil Saat Bulan Puasa


Begini Upaya Pemerintah Agar Harga Pangan Stabil Saat Bulan PuasaFoto: Muhammad Iqbal
Jakarta -Musim hujan yang mundur, namun tidak diikuti dengan mundurnya musim kemarau berpotensi menggeser masa panen dan menurunkan produksi beras lokal. Oleh sebab itu, untuk memastikan pasokan, distribusi, dan stabilitas harga beras, khususnya di bulan Ramadhan nanti, pemerintah  mengambil sejumlah langkah.

"Kita ingin memperbaiki dari dua sisi sekaligus, panen produksinya bagus, juga stok cadangan bagus. Keduanya saling mempengaruhi, kalau kualitas panen bagus, stok bisa disimpan lebih lama," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution usai melakukan rapat koordinasi terkait pangan di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (25/4/2016).

Salah satu yang disepakati dalam rapat tersebut, lanjutnya, yakni kesiapan Bulog untuk menyerap minimal 1,6 juta ton beras hingga awal Juni 2016.

"Bahkan dengan perhitungan yang lebih progresif, diprediksi mampu menyerap 2,6 juta ton. Langkah itu dapat memperkuat cadangan beras pemerintah dalam menahan tren harga yang biasanya meningkat menjelang bulan Ramadhan," jelas Darmin.

Selain itu, ujar Darmin, pihaknya juga telah memerintahkan Kementerian Pertanian (Kementan) segera merampungkan revisi Lampiran Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) tentang Penugasan Dana Cadangan Beras bisa selesai pekan ini.

"Lampiran ini berisi tentang definisi jenis cadangan beras yang dapat diimpor oleh Bulog," tutupnya

Hadir dalam rapat tersebut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin, Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti, Dirjen Tanaman Pangan Kementan Hasil Sembiring, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Muladno, dan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Srie Agustina
(hns/hns) 

Cegah Kanker Serviks, Vaksin HPV Bisa Diberikan Pada Remaja Putri

Cegah Kanker Serviks, Vaksin HPV Bisa Diberikan Pada Remaja Putri

Jakarta, Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah salah satu jenis kanker yang banyak menyerang wanita selain kanker payudara. Penyebabnya adalah infeksi dari human papiloma virus (HPV) dan bisa menyerang siapa saja yang sudah pernah melakukan hubungan seks tak peduli usianya.

Mencegah tentu lebih baik dari mengobati dan ahli kandungan dr Boy Busmar, SpOG, dari RS Persahabatan mengatakan untuk kasus kanker serviks sudah ada vaksin yang tersedia. Pemberian vaksin dapat dilakukan untuk mereka yang berusia 10 hingga 55 tahun dengan efektivitas perlindungan mencapai 90 persen ke atas dalam rentang waktu 9 tahun seperti dibuktikan oleh studi.

Rentang usia 10-55 tahun menjadi usia patokan ideal pemberian vaksin karena pada usia tersebut antibodi diproduksi oleh tubuh secara baik. Di luar rentang usia tersebut dr Boy mengatakan sebenarnya boleh-boleh saja diberikan vaksin hanya saja efektivitasnya tak maksimal.

"Pada anak-anak kecil yang belum pernah sanggama vaksin aja langsung. Kalau ibu-ibu bisa kita berikan juga tapi periksa pap smear dulu untuk deteksi sudah ada penyakitnya belum. Kalau ternyata sudah ada kanker lalu kita vaksin, tau-tau kankernya itu bisa membesar," kata dr Boy ketika ditemui di RS Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (25/4/2016).

"Pemberian vaksin ini bisa mencegah penyakit sampai seumur hidup. Ada beberapa penelitian di tahun 2006 melihat bahwa sampai 9 tahun antibodinya masih tinggi, dan kemungkinannya itu untuk seumur hidup. Kita kan di dalam tubuh ada yang namanya sel memori yang bisa mengingat kalau ada virus HPV langsung antibodi dibentuk," lanjut dr Boy.

Lebih jauh dr Boy mengatakan bila memang ingin ekstra hati-hati seorang pria bisa juga menggunakan vaksin HPV ini. Jangan salah meski virus lebih banyak menyebabkan kanker serviks pada wanita namun ia bisa juga menyerang pria dan menyebabkan kanker penis.

"Tapi ingat meski sudah divaksin harus tetap periksa rutin. Setahun sekali periksa pap smear atau IVA (inspeksi visual asam asetat -red)," tutup dr Boy

Soal Hukuman Mati ke AKP Ichwan, Jaksa Agung: Kita Lihat Nanti


Jakarta - Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan AKP Ichwan Lubis ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) saat diduga menerima uang suap miliaran Rupiah dari bandar narkoba. Apakah Ichwan pantas dihukum mati?

Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, saat ini AKP Ichwan tengah diselidiki. Jika ada fakta yang memberatkan, maka hukuman berat siap ditimpa kepada Ichwan.

"Ya iyalah. Kalau memang faktanya mendukung, ada unsur pemberatnya, ya ada (hukuman) beratnya," kata Prasetyo saat ditemui di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/4/2016).

Namun, saat ditanya apakah Ichwan pantas untuk dihukum mati, Prasetyo tak menjawabnya secara gamblang. Dia hanya menegaskan saat ini aparat hukum tengah mencari fakta kesalahan Ichwan, termasuk melibatkan pihak Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Kita lihat nanti. Ini kan kita juga minta PPATK juga kan," kata Prasetyo. 
(jor/rvk)
detik.com

Privasi di Internet: Tak Ada Istilah Makan Siang Gratis


Privasi di Internet: Tak Ada Istilah Makan Siang GratisOndrej Vicek (Foto: Dok. Avast)
Jakarta - Tak banyak privasi yang bisa Anda dapatkan di internet sekarang. Ke manapun Anda berselancar menjelajahi situs web, koneksi ke jejaring sosial dan akses suatu aplikasi semua orang bisa mengetahui alamat IP dan lokasi di mana Anda tengah mengakses internet.

Informasi yang mereka dapat, bisa dihubungkan dengan profil demografi Anda, seperti usia, gender dan situs-situs web langganan. Pengiklan di situs jejaring sosial bahkan dapat mencari tahu pandangan politik dan agama Anda, dan internet pun mampu mengetahui buku yang telah Anda baca, merek kosmetik apa yang biasa Anda gunakan, apakah Anda tengah hamil, dan status pernikahan Anda.

Terakhir, perusahaan mesin pencari dan provider layanan internet mengetahui semua hal tentang Anda. Kini, dengan adanya Internet of Things, perangkat yang terhubung dengan internet dapat mengumpulkan informasi yang lebih mendalam mengenai kehidupan kita.

Misalnya, mobil kita akan mengingat ke mana saja kita pergi, berapa kecepatan kita mengemudi dan lagu apa saja yang kita putar selama dalam perjalanan. Sementara itu, jam tangan pintar (smart watch) kita dapat lebih mengetahui kondisi kesehatan kita daripada dokter pribadi. Privasi hanya menjadi sesuatu di masa lampau.

Kompromi Antara Kenyamanan dan Privasi

Dalam penggunaan internet sehari-hari, sadar atau tidak, kita telah melakukan kompromi antara kenyamanan dan privasi. Salah satu contoh adalah ketika kita mengakses Gmail, layanan email yang sangat populer dengan jumlah pengguna yang hampir mencapai satu miliar di seluruh dunia.

Sebagian besar pengguna Gmail tanpa disadari telah menerima iklan yang berhubungan dengan subyek email mereka. Hal ini terjadi karena setiap subyek email yang kita terima atau kirim akan dikirim ke sebuah mesin pengiklan yang kemudian akan menentukan konten yang relevan untuk dipasang sebagai iklan di dalam akun Gmail kita.

Misalnya, ketika mengirim email dengan subyek yang mengandung kata 'liburan', kita mungkin akan melihat iklan yang menawarkan tiket penerbangan.

Kemudian, ketika sedang mencari-cari barang di internet, Anda mungkin akan menyadari bahwa iklan yang ditampilkan selalu sesuai dengan kata-kata yang kita ketik ke dalam mesin pencari. Iklan jenis ini dikenal dengan istilah targeted advertisement, yang bisa sangat bermanfaat, namun juga dapat menjadi masalah atau bahkan membuat pengguna merasa tidak nyaman.

Misalnya bila satu komputer digunakan secara bersama-sama, mungkin pihak orang tua tidak ingin anak-anak mereka mengetahui riwayat pencarian mereka, dengan targeted advertisement hal ini sulit dihindari karena iklan disesuaikan dengan pencarian yang kita lakukan.

Melangkah lebih lanjut, kita selayaknya mulai menimbang perangkat pintar yang ingin kita gunakan. Salah satu bentuk pelanggaran terhadap privasi yang bisa kita alami adalah terpasangnya pelacak geografis pada perangkat ponsel pintar hingga mobil.

Perangkat geotracking saat ini sudah menjadi fitur yang umum ditemui pada mobil dan hal ini mempermudah kita melacak lokasi pasangan atau anak, memantau kecepatan mereka dalam berkendara dan cara mereka mengemudi.

Sisi positifnya, fitur ini dapat mendorong pasangan atau anak kita mengemudi secara aman. Sisi negatifnya, pasangan atau anak kita merasa tidak nyaman bila terus dipantau. Terlebih, data yang terekam bisa saja dijual ke perusahaan asuransi, yang bisa menggunakan datanya sebagai argumen untuk menolak membayar klaim asuransi kecelakaan, misalnya, karena pengguna berkendara dengan kecepatan yang terlalu tinggi.

Sebagian besar konsumen mungkin sudah menyadari risiko-risiko yang dibawa oleh sebuah perangkat pintar. Namun demikian, ketika data dalam jumlah besar diberikan kepada beberapa perusahaan, pengguna sebenarnya sudah mengorbankan privasi mereka.

Perangkat Lunak Gratisan dan Kebiasaan Langsung Menyatakan Setuju

Salah satu sebab pengguna begitu mudah dan rela melepas privasi mereka adalah sebagian besar perangkat lunak tersedia untuk diunduh secara cuma-cuma. Pada tahun 90-an, perangkat lunak masih dijual di toko dan dijual relatif mahal kepada masyarakat umum.

Kini, sebagian besar perangkat lunak dapat diunduh secara gratis. Konsekuensinya privasi dan keamanan konsumen kian terkorbankan oleh kebiasaan konsumen itu sendiri yang enggan membaca isi perjanjian yang disodorkan oleh perusahaan penyedia perangkat lunak tersebut.

Pertanyaan sebenarnya adalah: Apa yang diterima pengguna sebagai ganti dari privasi yang mereka korbankan? Dan apakah pengguna bersedia mengorbankan privasi mereka demi mendapatkan kemudahan yang ditawarkan perangkat lunak atau aplikasi gratisan tersebut?

Beberapa perusahaan terpercaya telah menawarkan perangkat lunak atau aplikasi yang sangat bermanfaat, seperti layanan email gratis, mesin pencari, pesan teks, jejaring sosial, pemantauan kesehatan, atau keselamatan anak, sehingga targeted advertising yang dilakukan perusahan jejaring sosial, mesin pencari dan layanan internet lainnya tidak pernah dipandang sebagai suatu risiko.

Semakin banyak sebuah aplikasi atau layanan internet mengenal Anda, seperti lokasi, hobi, dan kontak Anda, semakin akurat iklan yang mereka tampilkan di hadapan Anda. Beberapa orang lebih menyukai targeted advertisement karena lebih relevan dengan mereka, sementara beberapa lainnya melihatnya sebagai invasi atas suatu privasi.

Satu-satunya cara untuk terhindar sepenuhnya dari kegiatan mata-mata di era sekarang adalah dengan tidak menggunakan internet dan atau perangkat pintar sama sekali, dan atau layanan gratis yang dapat mengakses data sensitif terhadap targeted advertisement.

Ada beberapa perangkat yang tersedia di pasar, seperti add-on browser yang menyediakan informasi mengenai interaksi dengan situs sosial media dan jaringan periklanan yang membagikan data dan analisa untuk memperbaiki kinerja sebuah situs web.

Teknologi yang pintar dapat mengidentifikasi informasi tersebut sebagai cookies atau kode pemrograman yang terpasang di dalam situs web. Adapula aplikasi bagi perangkat mobile yang membantu pengguna mengetahui data apa saja yang bisa diakses aplikasi dan jaringan periklanan mana yang mereka layani.

Diperlukan Kolaborasi antara Industri dan Politik

Meski beragam solusi telah tersedia, pengaturan antara privasi dan kenyamanan tak selayaknya dibebankan kepada konsumen. Terinformasi secara 100% mengenai apa yang dilakukan pada data mereka bukan suatu hal yang mustahil bagi pengguna karena sebagian besar perusahaan tidak hanya mengkomunikasikan informasi seperti ini kepada basis konsumen mereka.

Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan sebaiknya meningkatkan transparansi, menyodorkan kontrak persetujuan yang lebih bersahabat untuk dibaca dan mendidik konsumen. Para pembuat undang-undang juga harus menentukan seberapa jauh perusahaan boleh mengumpulkan dan mendistribusikan data pengguna. 

Kapan Insentif NIM Perbankan Keluar? Ketua OJK: Mungkin Minggu Ini


Kapan Insentif NIM Perbankan Keluar? Ketua OJK: Mungkin Minggu Ini
Jakarta -Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan merilis aturan insentif bagi perbankan yang siap menurunkan net interest margin (NIM). Aturan ini diharapkan bisa dirilis pekan ini.

"Mungkin minggu ini. Ya sedikit mundur diskusinya," kata Ketua OJK, Muliaman Hadad, ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/4/2016).

Muliaman mengatakan, insentif tersebut dirilis dengan mempertimbangkan NIM beserta Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) perbankan. 

"Saya kira subtansinya tidak berubah. Cuma lebih kepada isu legal saja. Jadi aturan apa yang mesti diubah. Pada satu level tertentu akan ada insentif, tapi kita berikan bantuan, kalau memenuhi itu kita kasih pendidikan, macam-macam lah," jelasnya.

Muliaman menambahkan, jika aturan tersebut sudah diumumkan pekan ini maka akan berlaku dengan segera. Bisa jadi berlakunya pada awal Mei 2016.

"Iya. Soalnya sudah selesai di RDK (Rapat Dewan Komisioner). Jadi tinggal drafting saja," ujarnya.

Aturan insentif ini bisa dimanfaatkan oleh perbankan atau tidak, tergantung dari keinginan si bank yang bersangkutan.

"Ini kan insentif, jadi mereka mau memanfaatkan insentif atau tidak. Insentif itu yang penting harus cukup mendorong minat," katanya.
(ang/dnl) 

Kejagung Segera Sita Harta Samadikun Hartono, Inflasi Nilai Uang Tak Dihitung

Kejagung Segera Sita Harta Samadikun Hartono, Inflasi Nilai Uang Tak DihitungFoto: Rachman Haryanto
Jakarta - Kejagung akan segera mengeksekusi harta Samadikun Hartono. Pada 2003, Samadikun divonis 4 tahun penjara dan uang pengganti Rp 169 miliar serta denda Rp 20 juta ditambah dua bulan kurungan.

Nilai uang pada 2003 tentu berbeda dengan saat ini karena faktor inflasi. Lalu apakah ini akan ikut dihitung?

"Nggaklah ini kan kita melaksanakan putusan pengadilan. Ini masih bagus ketangkep sekarang. Kalau nggak, nggak kembali sama sekali. Ini kembali jangan berpikir terlalu jauh. Ini pelaksana putusan, kalau lebih dari itu salah pula. Kalian pula yang komentar macam-macam. Nanti JA (Jaksa Agung) berikan keistimewaan," jelas Jaksa Agung M Prasetyo di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Senin (25/4/2016).

Prasetyo menjelaskan, bila ada yang menyampaikan soal nilai inflasi pihaknya bisa memahami. Tapi semua sesuai putusan pengadilan.

"Kalau ada yang bicara seperti itu, kita bisa pahami lah. Sering saya katakan kayak ibarat pertandingan sepak bola itulah. Di luar itu kan teriak maki-maki pemain di tengah lapangan. Kalau dia turun sendiri ke lapangan belum tentu bisa tendang bola," jelasnya.

Pastinya eksekusi akan segera dilakukan. "Ya harus secepatnya. Kita lihat nanti seperti apa. Yang pasti kita syukuri ini orangnya sudah ada, sehingga mudah menagih ke dia," tutup dia.
(dra/dra)

Phablet Xiaomi Max Meluncur 10 Mei


Phablet Xiaomi Max Meluncur 10 MeiFoto: Xiaomi
Jakarta - Setelah beberapa kali muncul di dunia maya, Xiaomi Mi Max akan secara resmi diperkenalkan ke publik pada 10 Mei mendatang.

Xiaomi mengumumkan hal ini melalui laman Weibo miliknya. Namun pengumuman itu sebatas pada tanggal, Xiaomi belum mengungkap spesifikasi apapun soal phablet ini di posting tersebut, dikutip detikINET dariGSM Arena, Senin (25/4/2016).

Namun di GFXBench, spek Mi Max ini tertera sebagai perangkat dengan layar 6,4 inch beresolusi 1080p. Sementara prosesor Snapdragonnya disebut punya kecepatan 1,8 GHz dengan 6 core, kemungkinan adalah Snapdragon 650.

Pilihan prosesor itu diperkuat dengan jenis GPU, yaitu Adreno 510. Sementara RAM-nya kemungkinan berkapasitas 2 GB dengan storage 16 GB (laman GFXBench menulis RAM-nya 1,8 GB dengan storage tersisa 10 GB). Di sektor kamera, ada kamera belakang 16 megapixel dengan kamera depan 5 megapixel.

Dari foto hasil render yang sudah beredar, Xiaomi Max berukuran besar dengan bezel yang tipis. Ada tombol home di bagian bawah layar. Secara keseluruhan, tampilannya lumayan mirip dengan Xiaomi Mi 5.

Nama Xiaomi Max sendiri dipilih setelah polling dilakukan Xiaomi pada fans. Ada empat nama yang disodorkan Xiaomi pada publik untuk dipilih, yakni Max, Pro, Plus dan Big. Selama beberapa hari polling itu dibuka cukup banyak pula yang mengikutinya.

Catatan Xiaomi ada 245 voter yang berpartisipasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 51,62% memilih nama Max. Lalu di perangkat kedua terpilih Big dengan perolehan 28,35%. Sehingga nama Max yang akhirnya dipilih. (asj/ash) 

Carissa Putri dan Putranya yang Ngegemesin Banget!

Siapa yang tidak gemas melihat putra Carissa Putri, Quenzino Acana Naif? Berambut keriting dan berpipichubby, si imut Q terlihat sangat cute!

AKP Ichwan Layak Dihukum Mati? Kapolri: Inikan Kasus Suap


AKP Ichwan Layak Dihukum Mati? Kapolri: Inikan Kasus SuapKapolri di kantor Kemenko Polhukam (Foto: Massaul/detikcom)
Jakarta - Badrodin menyebut jelas pelanggaran yang dilakukan oleh AKP Ichwan adalah menerima suap. Namun untuk hukumannya ia serahkan kepada pihak pengadil.

AKP Ichwan Lubis mantan Kasat Narkoba Polres Pelabuhan, ditetapkan jadi tersangka karena diduga menerima suap Rp 2,3 miliar dari para bandar narkotika untuk memuluskan bisnis haramnya. Banyak pihak meminta Ichwan dihukum mati karena perbuatannya. Apa tanggapan Kapolri?

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, kejahatan yang dilakukan Ichwan adalah kejahatan suap. Selain pasal suap, kemungkinan Ichwan bisa dijerat pasal tindak pidana pencucian uang yang belum diatur hukuman mati dalam UU tersebut.

"Tanya hukumannya, ya tanya pengadilan sana. Kan (ini kasus suap), sudah jelas hukumannya, tanya saja. UU-nya kan jelas pelanggaran penyuapan," jelas dia.

Lantas apakah AKP Ichwan Lubis layak mendapat hukuman mati?

"Kamu tanya yang enggak-enggak saja," tutur Badrodin enggan menjelaskan lebih lanjut.

AKP Ichwan Lubis ditangkap BNN karena menerima suap Rp 2,3 miliar dari bandar narkoba. Mantan Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan itu kini sudah menyandang status tersangka.


(rvk/rvk)